3 Tahapan Untuk Beternak Ayam Kampung

3 Tahapan Untuk Beternak Ayam Kampung. Banyak orang yang belum menyadari bahwa menjadi seorang wirausaha adalah sebuah prospek pekerjaan yang sangat menjanjikan. Dengan berwirausaha keuntungan bukan hanya dapat kita temukan seorang diri namun kita juga dapat berbagi dengan memberikan peluang kerja bagi mereka yang membutuhkan. Memulai bisnis atau menjadi seorang wirausaha dapat ditempuh dalam berbagai bidang usaha. Salah satunya adalah dengan melakukan bisnis ternak ayam kampung.

3 Tahapan Untuk Beternak Ayam Kampung

Jangan dikira ternak ayam kampung tidak memiliki prospek wirausaha yang mumpuni, beternak ayam kampung tentunya sangatlah menguntungkan karena ayam kampung merupakan salah satu jenis bahan kebutuhan yang selalu dibutuhkan oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari baik dagingnya, telurnya hingga kotorannya. Tentunya ini adalah peluang yang sangat ideal untuk kita lakukan mengingat semakin lama kebutuhan terhadap konsumsi ayam kampung semakin meningkat.

Nah, bagi anda yang memang berkehendak untuk memulai usaha ternak ayam kampung, ada beberapa tahapan yang harus anda jalankan sebagai upaya awal untuk melangkah dalam bisnis peternakan ayam kampung ini. Berikut ini kami uraikan tentang  3 Tahapan Untuk Beternak Ayam Kampung, diantaranya
  1. Perencanaan usaha ternak. Dalam menjalankan sebuah usaha, perencanaan merupakan sebuah aspek yang harus ditempuh. Mengapa?, karena perencanaan memang penting. Segala sesuatu yang akan kita lakukan memerlukan perencanaan agar berlaku sesuai rencana yang kita siapkan. Jika kita ingin memulai usaha tanpa rencana maka analoginya tentu sama dengan orang yang akan pergi berperang namun tak memiliki senjata apapun. Tentunya ini akan membunuh mereka yang melakukannya. Namun untuk pengertian membunuh dalam bisnis berarti bahwa bisnis tidak akan dapat berkembang sesuai yang kita inginkan.
  2. Menyediakan kandang yang ideal. Kandang yang ideal adalah kandang yang memberikan kenyamanan bagi hewan ternak yang menempati kandang tersebut. Upayakan mengonsep kandang dengan konsep panggung agar disisi atas  dapat digunakan sebagai habitat ayam ternak, sementara disisi bawahnya dapat dijadikan tempat kotoran.
  3. Pemilihan bibit ayam. Pilihlah bibit ayam yang berkualitas agar dapat menghasilkan turunan yang berkualitas pula karena memang kualitas bibit ayam menentukan kualitas bagi turunannya. Oleh karenanya upayakan memilih bibit ayam yang berkualitas tinggi.

Demikianlah informasi tentang 3 Tahapan Untuk Beternak Ayam Kampung yang wajib kita lakukan sebagai tahap awal sebelum melakukan usaha. Semoga dengan informasi ini dapat memberikan pencerahan tentang ternak ayam kampung yang baik.
0 Komentar untuk "3 Tahapan Untuk Beternak Ayam Kampung"


Back To Top